Sempat Meninggalkan Pelatihan Milan, Donnarumma Meminta Maaf

Gianluigi Donnarumma sempat memicu pemberitaan anyar tentang masa depannya di AC Milan. Hal tersebut tidak lepas dari keputusannya pergi dari skuat di dalam pemusatan pelatihan belum lama ini.

Menyadari kesalahannya ini, Donnarumma selanjutnya minta maaf. Dia juga berjanji bakal masih menyodorkan semuanya untuk Milan di kompetisi musim berikutnya.

“Saya balik lagi lebih segera untuk bersiap dan mengawali pra-musim dengan kesebelasan ini. Aku jua mau mengucapkan maaf telah pergi dari gelanggang usai tak lama saja di Ferrara yang lalu, namun aku masih siap untuk mengawali kompetisi musim ini, ” tutur Donnarumma pada Milan TV, Rabu (10/7).

“Hari perdana di pra-musim senantiasa kasih Kamu rasa emosional yang besar. Rasanya bakal senantiasa kayak kala perdana kali tiba, jadi aku amat bersemangat dan tak sabar menanti untuk menawarkan semuanya untuk Milan, ” jelasnya lagi.

Selain itu, penjaga gawang berumur dua puluh tahun itu jua menyatakan kesetiaannya bareng I Rossoneri. Dia mengakui bakal masih tinggal di San Siro sebagai bentuk rasa berterima kasihnya.

“Saya jauh lebih dewasa saat ini. Walau aku tengah berumur dua puluh tahun, aku berpikir lebih dewasa di Milan. Kini aku jua tidak sedikit merasakan perkembangan menjadi bintang, namun aku tetap butuh mengembangkan penampilan, ” imbuhnya.

“Di tiap-tiap musim Kamu mesti menawarkan semuanya untuk mengembangkan lebih banyak lagi dan lebih banyak lagi. Aku mau senantiasa menawarkan yang paling baik dan membangun kembali Milan menuju top, ” pungkas Donnarumma.

Ranieri Mau Daniele de Rossi Bisa Perpisahan Perfect

Juru tak-tik AS Roma, Claudio Ranieri, meminta publik Stadio Olimpico bakal menyediakan salam perpisahan paling baik untuk Daniele de Rossi pada Minggu (26/5) malam masa setempat. Dia juga menjamin tempat Daniele de Rossi di starting XI pada pertandingan kontra Parma mendatang.

Daniele de Rossi bakal angkat kaki pergi dari Roma usai 19 tahun tampil dalam Stadio Olimpico. Bintang 35 tahun ini angkat kaki pergi dari ibukota Italia dengan catatan 63 goal dan 54 umpan dari 615 performa di seluruh turnamen.

“Saya jelas meminta para pendukung bakal membuat atmosfer yang pas dengan ekspektasi De Rossi. Aku mau menyaksikan Stadio Olimpico yang dipenuhi dengan rasa cinta, ” kata Claudio Ranieri dilansir dari situs web Giallorossi.

“Dia bakal main menjadi starter dan memakai ban kapten. Ia berhak menerima tepuk tangan dan perpisahan paling baik dari para pendukung. Pertandingan mendatang bakal jadi sebuah pesta dan aku jelas meminta De Rossi bakal memperlihatkan performa paling bagusnya, ” imbuhnya melanjutkan.

Di samping jadi turnamen perpisahan untuk Daniele de Rossi, pertandingan kontra Parma jua punya arti spesial. Sebab, Giallorossi harus memetik 3 angka jika mau berakhir di tempat Liga Champions pada klasemen penghujung Serie A.

Di samping harus mendapat kemenangan, AS Roma jua perlu beraharap Inter Milan dan AC Milan tumbang dari lawan-lawannya dalam laga pamungkas Serie A kompetisi musim ini. Sekarang, AS Roma tengah ada di tempat enam dan tertinggal 3 poin dari Atalanta yang terdapat di tempat tiga.

Alexandre Lacazette Senang di Arsenal, Tapi…

Ujung tombak Prancis, Alexandre Lacazette, mengakui senang di Arsenal. Namun, dia berpikir dapat lebih lagi apabila memperoleh peluang bermain sedikit lebih banyak.

Arsenal unggul 1-0 (agregat 3-0) vs Napoli pada leg ke 2 fase perempat-final Liga Europa di San Paolo, Jumat (19/4/2019) dini hari WIB. Di partai ini, goal tunggal kemenangan The Gunners dicetak lewat free kick Lacazette pada paruh ke 1.

Ity merupakan goal ke-16 Lacazette bareng Arsenal kampanye musim ini. Walau lumayan produktif, namuan bintang 27 tahun ini berpikir ia dapat menyarangkan lebih banyak goal, apabila saja berlaga dengan reguler.

Kampanye musim ini, Lacazette memang terus dirotasi bareng Pierre-Emerick Aubameyang. Nama paling akhir jua amat garang dan telah menyumbang 23 goal kampanye musim ini.

“Aku mengerjakan salah satu job terindah di planet ini, malahan apabila saya memang dapat lebih girang. Saat ada di gelanggang, pastinya terdapat sukacita. Di gelanggang dan di luar, saya senantiasa tersenyum. Kamu seharusnya tersenyum di dalam hidup, ” tutur Lacazette di Soccerway.

“Manajer mau kami menyarangkan goal, dia paham bakal sukar buat Napoli untuk menyarangkan 4 goal. Seluruh orang menyokong. Kami dapat berlaga sedikit lebih bagus, berbuat setingkat lebih bagus dengan bola, namun kami takkan mengeluh, ” Lacazette melanjutkan.

Tanpa Ban Kapten, Icardi Ogah Perkuat Inter Milan

Perseteruan Inter Milan dengan bomber Mauro Icardi masih berlanjut. Laporan paling baru mengungkapkan, sang penyerang sudah memberi ultimatum pada manajemen tim untuk mengembalikan ban kapten pada dia.

Seperti dilansir La Gazzetta dello Sport, ultimatum ini diutarakan istri yang sekaligus agen Mauro Icardi, Wanda Nara. Tanpa ban leader pada lengan, sang penyerang diutarakan tidak bakal kembali membela Inter Milan.

Mauro Icardi ditunjuk menjadi kapten Inter Milan di awal musim 2015-16. Tapi, ban kapten dicopot saat 13 Februari yang lalu. Tawar menawar kesepakatan kontrak yang berlarut-larut ditengarai jadi penyebabnya. Penyerang tim nasional Argentina ini belum menyepakati sodoran proposal yang diluncurkan Inter.

Usai pencopotan ban kapten ini, sang bomber tidak lagi membela Inter Milan. Ia tidak ikut serta kala kesebelasan yang dijuluki I Nerazzurri ini menang 1-0 melawan Rapid Vienna pada Liga Europa serta menghajar Sampdoria 2-1 dalam lanjutan Serie A.

Pencopotan status leader yang diperbuat manajemen I Nerazzurri diprotes Wanda Nara. Ia mengatakan hal itu tidak ubahnya mengamputasi 1 kaki sang suami.

Lepas dari polemik tentang ban kapten ini, penampilan bomber berusia 26 tahun ini akhir-akhir sedang jeblok. Pada Serie A, bintang lulusan La Masia, akademi punya Barcelona, ini sudah berpuasa goal sepanjang 644 menit.

Goal pamungkas dibikin Mauro Icardi kala Inter Milan menang 1-0 melawan Udinese di giornata ‘pekan’ ke-16 Serie A. Waktu itu, ia menyarangkan goal melalui eksekusi hukuman penalti saat laga sudah berjalan hingga menit ke-76.

Herrera: Pogba Tidak Henti-Hentinya Perlihatkan Daya Magis

Penampilan bagus yang ditampilkan Paul Pogba di dalam 4 pertandingan terbaru Manchester United membikin Ander Herrera berdecak kagum. Dia menyatakan jika kawan setimnya tersebut tak pernah berhenti memperlihatkan daya magis di arena pertandingan.

Usai menyarangkan goal di dalam 3 laga, Pogba tidak ikut serta mengulang torehannya itu kala United menghajar Newcastle United 0-2 dinihari tadi. Namun kontribusinya di lapangan tak dapat dinilai sebelah mata.

Herrera tanpa bimbang menyatakan pemain berposisi gelandang dari Prancis ini amat mengesankan. Tak cuma kala menyerang, dia pun menanggap sang pemain berposisi gelandang memiliki kedalaman saat bertahan.

“Paul betul-betul berlaga mengesankan, tak cuma dengan bola. Aku kira saat kami cepat kehilangan bola, ia telah siap buat bertahan. Ia amat membantu kesebelasan ini. Ia berlaga amat simpel serta efektif,” tutur Herrera menurut Daily Mail.

“Dia tak pernah kehabisan daya magis buat merubah laga serta ini membikin kami semua bahagia. Paul amat vital buat tim ini serta kami mesti membantunya supaya ia merasa bebas serta ini bakal kami kerjakan, ” dia melanjutkan.

Tak cuma Pogba yang penampilannya membaik dibawah bimbingan Ole Gunnar Solskjaer. Penjaga gawang David De Gea pun balik lagi menuju performa paling bagusnya bareng sang pelatih baru. Hal itu juga membikin Herrera girang.

“Ini amat penting buat De Gea. Kami mau membikin ia bahagia sebab ia pernah kecewa di partai terakhir. Ia mau clean sheet serta aku pun senang untuknya sebab kehendaknya tercapai di pertandingan tadi,” pungkasnya.

Buat Provokasi, Ianni Disangsi FA

Kejadian provokasi yang diperbuat Marco Ianni pada pelatih MU, Jose Mourinho berbuntut panjang. Ianni didenda oleh FA, federasi sepakbola Inggris senilai 6.000 Pounds atas tindakan provokasi yang dia perbuat.

Semua berawal ketika Ross Barkley menyarangkan goal penyama skor kala Chelsea melawan Manchester United. Ianni mendatangi kursi pemain pengganti United serta berselebrasi. The Special One yang sebal pun segera bangkit dari posisi duduknya serta berupaya memburu Ianni.

Asisten manajer Chelsea, Marco Ianni didenda 6.000 Pounds usai dirinya mengakui semua tudingan dari FA. Hal itu menyangkut dengan perilakunya pada menit ke-96 saat berhadapan Manchester United di 20 Oktober 2018 kemarin.

Mourinho sendiri mengaku dia sudah melupakan semua insiden bersama Ianni. Dia tidak mau memperpanjang urusan bersama Ianni sebab yang bersangkutan sudah bertemu dia langsung serta meminta maaf. Usai insiden ini, datang wacana buat memecat Ianni dari tempatnya menjadi seorang staff manajer Chelsea.

“Dirinya meminta maaf kepadaku serta aku menerima permintaan maafnya. Aku kira ia pantas mendapat peluang ke 2 dan tidak pantas ditendang,” kata Mourinho membela.

Dia meminta supaya tindakan yang dia perbuat dapat dicontoh oleh lainnya. Bekas juru tak-tik Chelsea itu memandang perjalanan Ianni masih panjang serta tidak semestinya dia dihantam badai yang amat besar.

Ronaldo, Bintang yang Paling Cepat Cetak 400 Gol di 5 Liga Elit Eropa

Superstar Juventus, Cristiano Ronaldo, jadi bintang yang paling cepat mencatatkan 400 goal pada 5 liga elit Eropa, menaklukkan 5 rival lainnya mencakup Lionel Messi.

Cristiano Ronaldo bermain di pertandingan giornata sembilan Liga Italia antar Juventus vs Genoa, Sabtu (20/10) malam WIB.

Di partai yang dilakukan di Allianz Stadium Turin ini, Cristiano Ronaldo menyarangkan 1 goal saat laga sudah berjalan hingga menit ke-18.

Rekor Sky Sports Statto yang dilansir BolaSport. com memaparkan jika 1 goal ini menghantarkan Ronaldo jadi bintang paling cepat pada 5 liga elit eropa buat mencatatkan 400 goal.

5 Liga Elit Eropa di antaranya Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Italia, Liga Jerman, serta Liga Prancis.

Rincian Ronaldo ialah 84 goal di Liga Inggris buat Manchester United, 311 goal dia cetak di Liga Spanyol bareng Real Madrid, serta lima goal di Liga Italia bersama Juventus.

Gol-gol ini dia lesakkan semenjak 2003 bersama rasio 0, 8 goal per pertandingan lewat 497 performa.

Torehan itu menaklukkan rekor 5 bomber top di zamannya, di antaranya Lionel Messi.

Messi, yang mulai berjersey Barcelona saat 2004, hanya membuat 389 goal melalui 426 permainannya di Liga Spanyol.

Sedangkan 4 rival lainnya, Jimmy Greaves (366 gol), Gerd Mueller (365), Steve Bloomer (317), serta Dixie Dean (310), adalah legenda yang telah pensiun.

Sementara itu, satu goal Ronaldo di partai itu tidak berhasil mematangkan tripoin untuk Bianconeri, sebab Genoa sukses memaksakan skor jadi imbang lewat Daniel Bessa saat laga sudah berjalan hingga menit ke-67.

Dipaksa seri membikin catatan kemenangan berturut-turut Juventus pada Serie A terhenti di angka delapan.

Bobol Gawang Jerman, Antoine Griezmann Semakin Cemerlang sepanjang sejarah Prancis

Antoine Griezmann bermain menggila kala tim nasional Prancis menghajar Jerman dengan score 2-1, di dalam pertandingan ke 3 UEFA Nations League, Selasa (16/10/2018) ataupun Rabu malam WIB.

Dwigol yang Antoine Griezmann buat saat laga sudah berjalan hingga menit ke-62 serta 80′ (penalti), membikin 1 goal tembakan hukuman penalti tim nasional Jerman melalui Toni Kroos (14′) sepertinya tidak bermakna.

Diberitakan BolaSport. com melalui Opta Jean, Antoine Griezmann merupakan pencetak 3 skor terakhir tim nasional Prancis di dalam melawan Jerman di pertandingan kompetisi.

Pada awalnya, bintang Atletico Madrid ini mengoleksi 2 skor kala menghempaskan Die Mannschaft di fase semi-final Piala Eropa 2016.

Lebih lanjut, Griezmann sekarang merangsek menuju peringkat sepuluh lis top skorer sepanjang sejarah Kesebelasan Ayam Jantan.

2 skor yang dicetak di pertandingan itu menjadikan ujung tombak kidal itu sudah memborong 26 goal lewat 64 pertandingan bersama Prancis.

Dia juga menyamai raihan satu legenda Arsenal, Sylvain Wiltord.

Tapi, dia masih terpaut jauh dari raihan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Prancis, Thierry Henry, yang memiliki perolehan 51 goal melalui 123 pertandingan.

Walau demikian, dengan umur yang masih 27 tahun, bukanlah tidak mungkin Antoine Griezmann dapat memuncaki daftar top skorer Les Bleus.

Griezmann: Aku Merasa Setingkat Lebih Dahsyat!

Striker Atletico Madrid, Antoine Griezmann, mengakui beranggapan jika setingkat lebih bahagia dengan penampilannya sekarang, usai kesebelasannya mendapat hasil positif di turnamen Liga Champions.

Performa memuaskan ditampilkan oleh pemain asal Prancis itu kala Atletico Madrid bermain di laga lanjutan fase penyisihan Grup A Liga Champions 2018-2019.

Griezmann berhasil menyarangkan 2 goal buat kesebelasannya, saat berhadapan dengan Club Brugge di Wanda Metropolitano, Kamis (4/10) dini hari WIB.

Diberitakan BolaSport. com dari Tribalfootball, tentang laga ini, pesepak bola berumur 27 tahun itu mengaku mengira situasi fisik serta psikologisnya jauh lebih positif.

Di partai vs Club Brugge ini, Griezmann merasa optimis yang setingkat lebih tinggi serta menikmati performanya.

“Saya mengira bagus serta girang, ini menghantarkan aku buat menciptakan satu perbedaan, ” tutur Griezmann.

“Saya merasa kuat secara fisik serta psikologis, sarat dengan optimis serta merasakan performa yang aku tunjukan bareng rekan-rekan di Atletico Madrid, ” tutur Griezmann lagi.

Griezman berhasil menyarangkan 2 goal dalam kemenangan 3-0 Atletico Madrid vs Club Brugge.

Lebih lanjut, bintang yang berhasil menghantarkan tim nasional Prancis memenangkan trofi jawara Piala Dunia 2018 juga mengatakan dampak yang besar dari teman seklubnya, Diego Costa, dalam kemenangan Los Rojiblancos di Liga Champions itu.

Griezmann menganggap Diego Costa adalah bintang yang cerdas dalam membuka ruang serta menciptakan bintang-bintang Atletico Madrid lain berpikir nyaman kala berlaga.

“Diego memberikan team saya kekuatan, ia memulai ruang serta karena dirinya, team saya berpikir nyaman kala berlaga. Kami punya keyakinan maksimal kepadanya, ia beberapa kali menghantarkan team saya di tingkat itu, ” tutur Griezmann.

 

5 Kesebelasan yang Boros di Jendela Transfer Musim Ini

Klub-klub kaya bersedia mengucurkan uang yang besar untuk mempersolid skuatnya pada jendela transfer pesepakbola pada bursa transfer musim panas tahun ini. Hal ini dimaksudkan untuk membentuk kesebelasan yang mampu bertindak sebagai penantang trofi pada kompetisi musim berikutnya.

Dikabarkan livescore sejumlah transfer terbesar jua telah berlaku pada jendela transfer pesepakbola pada bursa transfer musim panas tahun selama ini. Alisson Becker angkat kaki menuju ke Liverpool, Jorginho bersatu dengan Chelsea dan pastinya kepergian super star Cristiano Ronaldo menuju ke Juventus.

Kemudian kesebelasan Eropa siapakah saja yang mampu mengucurkan fulus terbanyak untuk mendatangkan pesepakbola pada jendela transfer musim panas ini? Berikut ini datanya sebagaimana ditulis Sportskeeda dan kami lansir dari livescore bola.

Atletico Madrid – Atletico Madrid ialah satu diantara sejumlah kesebelasan yang sedikit sibuk di jendela transfer musim panas ini. Mereka menghuni pos ke-2 di La Liga musim sebelumnya tapi tertendang dari Liga Champions UEFA dalam putaran grup. Los Rojiblancos mampu menahan pesepakbola superstar mereka dan di waktu yang mirip mampu memboyong sejumlah pemain yang berbakat.

Tim besutan Diego Simeone tersebut mampu menghabiskan 109 juta € di jendela transfer selama ini. Mereka mendatangkan 6 pesepakbola diantaranya Thomas Lemar dari AS Monaco. Pesepakbola Prancis tersebut hadir di Wanda Metropolitano dengan tarif 70 juta €.

Seperti yang dapat sama-sama kita baca melalui livescore, mereka merekrut Rodri dari Villarreal sebesar dua puluh juta € dan Santiago Arias hadir dari PSV Eindhoven sekitar 11 juta €. Sedangkan berita Bola mengabarkan 2 rekrutan baru yang lain ialah Jonny Castro dan Antonio Adan. Mereka pun mendatangkan Gelson Martins dari Sporting dengan pamor agen bebas. Dengan keseluruhan, Atletico Madrid telah siap untuk melawan Real Madrid dan Barcelona.

AS Roma – Klub Serie A AS Roma sungguh-sungguh sibuk di jendela transfer. Sehabis kompetisi musim 2017/18 yang begitu sukses, Roma berjuang mempersolid kesebelasan mereka untuk kompetisi musim berikutnya. Walaupun melepaskan keeper Alisson Becker menuju ke Liverpool dengan tarif besar dan Radja Nainggolan menuju ke Inter Milan, mereka sempat merekrut sejumlah pemain berbakat.

Javier Pastore hadir dari PSG dengan tarif 24. tujuh juta €. Mereka pun mampu merekrut remaja Belanda Justin Kluivert dari Ajax sekitar 17, 25 juta €. Gregoire Defrel ditandatangani dari Sassuolo dengan tarif 15 juta €. Tak hanya pesepakbola ekspensive ini, mereka pun merekrut sejumlah pemain muda yang keren.

PSG – Sehabis setiap transfer terbesar yang diperbuat PSG pada jendela transfer pesepakbola pada 2017, mereka relatif rileks pada jendela transfer musim panas ini. Sekadar Gianluigi Buffon yang hadir dari Juventus dengan status agen bebas. Selanjutnya, mereka mengeluarkan biaya 135 juta € menuju ke AS Monaco untuk Kylian Mbappe dan menjadikan statusnya jadi permanen. Terlepas dari mereka berdua, mereka enggak mengerjakan transfer terbesar pada jendela transfer musim panas ini.

Di lain pihak, sejumlah pemain malahan hengkang dari kesebelasan. Thiago Motta retired, Javier Pastore angkat kaki menuju ke AS Roma, dan Yuri Berchiche diberitakan livescore online berlabuh menuju ke Athletic Bilbao. Dengan keseluruhan, klub Prancis tersebut tampak hati-hati di jendela transfer pada waktu ini selama ini. Dengan beberapa weekend tersisa, mereka masih mampu membikin kejutan.

Liverpool – Finalis Liga Champions tersebut mengucurkan 182, dua juta € untuk mendatangkan pesepakbola di jendela transfer saat ini. Mereka merekrut 4 pesepakbola dengan banderol yang sedikit ekspensive. Naby Keita hadir dari RB Leipzig dengan tarif kira-kira 60 juta €. Mereka melewati rekor transfer keeper untuk mendaratkan Alisson Becker dari AS Roma.

Mereka pun merekrut Fabinho dan Xherdan Shaqiri dari AS Monaco dan Stoke City dengan total tarif kira-kira 60 juta €. Mereka tampak sedikit boros di jendela transfer selama ini dan dengan keseluruhan Jurgen Klopp siap bertindak sebagai penantang trofi Premier League.

Juventus – Klub Serie A tersebut dilaporkan dari livescore menjalankan transfer besar pada jendela transfer musim panas ini kala mendatangkan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid dengan tarif kira-kira 105 juta £. Mereka pun mendaratkan Joao Cancelo dari Valencia dengan tarif sekitar 36 juta £. Selanjutnya, mereka pun mempermanenkan status Douglas Costa dengan tarif sekitar 36 juta £.

Walaupun Gonzalo Higuain sempat hengkang dari kesebelasan, mereka mampu memulangkan Leonardo Bonucci. Mereka ialah satu-satunya kesebelasan yang menghabiskan sedikit lebih dari 200 juta £ pada kompetisi musim ini. Juventus dan Allegri mampu membuat satu diantara sejumlah skuat terkuat di Eropa pada waktu ini.